Cara Menghipnotis Orang Lain Dengan Cepat Mudah Gratis

yg ini bukan diri sendiri tapi untuk orang lain

.ada beberapa cara utk menghipnotis orang lain,antara lain adalah:
1. percaya diri
2. usahakan utk tetap tenang
3. carilah orang yg lebih suka bercanda/boleh juga orang yang agak bego(cthnya temen2 w..Hehe)
4. lalu persilahkan mereka duduk dgn kedua tgn di atas paha
5. katakan pada mereka utk tetap rileks
6. suruh mereka utk menatap matamu,lalu katakan pada mereka utk tarik napas dalam2 lalu simpan di perut,jgn dilepaskan..katakan pada mereka jika sudah detik ke 5,hentikan tarikan napas lalu hembuskanlah nafas mereka perlahan2,lalu tutup mata mereka
7. kamu pegang bagian leher belakang mereka,perlahan2 dorong lehernya ke depan,sambil mengatakan “dalam hitungan ketiga,anda merasakan anda seperi tak tidur selama seminggu,bahkan lebih dari itu..sehingga saat ini anda sangat..sangat ngantuk sekali”ucapkan berulang2 sampai dia mulai tertidur
8. begitu dya lemas dan mulai tertidur,berilah sugesti utknya,ingat bahwa dya harus 1/2 tertidur utk kita bisa memberikan sugesti
9. katakan pada dia “anda sedang ada di suatu padang pasir yg sangat luas,disana anda sangat kepanasan sekali,bahkan yg paling disesalkan adalah anda tidak membawa air minum,sedangkan anda saat ini sedang haus,ingin minum air,air siapaaa saja.””sekarang,anda sedang mencari air minum di seluruh tempat ini,anda minum semua air minum yg ada disini,tidak peduli punya siapapun.”
10.setelah anda katakan itu,maka dia akan benar2 mencari minum,siapun yg punya,kata2 diatas adalah contoh dari permainan “hipnotis”
11.berhasil atau tidaknya tergantung pikiran anda,bagaimana anda mensugestikan,bagaimana anda melihatnya,dsb

»»  READMORE...

Gambar Yang dapat Menghipnotis Mata Manusia

Ilusi optis adalah ilusi yang terjadi karena kesalahan penangkapan mata manusia. Ada anggapan konvensional bahwa ada ilusi yang bersifat fisiologis dan ada ilusi yang bersifat kognitif.

  • Ilusi fisiologis. Ilusi fisiologis, seperti yang terjadi pada afterimages atau kesan gambar yang terjadi setelah melihat cahaya yang sangat terang atau melihat pola gambar tertentu dalam waktu lama. Ini diduga merupakan efek yang terjadi pada mata atau otak setelah mendapat rangsangan tertentu secara berlebihan.
  • Ilusi kognitif Ilusi kognitif diasumsikan terjadi karena anggapan pikiran terhadap sesuatu di luar. Pada umumnya ilusi kognitif dibagi menjadi ilusi ambigu, ilusi distorsi, ilusi paradoks dan ilusi fiksional.
  • Pada ilusi ambigu, gambar atau objek bisa ditafsirkan secara berlainan. Contohnya adalah: kubus Necker dan vas Rubin.
  • Pada ilusi distorsi, terdapat distorsi ukuran, panjang atau sifat kurva (lurus lengkung). Contohnya adalah: ilusi dinding kafe dan ilusi Mueller -Lyer.
  • Ilusi paradoks disebabkan karena objek yang paradoksikal atau tidak mungkin, misalnya pada segitiga Penrose atau ‘tangga yang mustahil’, seperti misalnya terlihat pada karya seni grafis M C Escher, berjudul “Naik dan Turun” serta “Air Terjun”.
  • Ilusi fiksional didefinisikan sebagai persepsi terhadap objek yang sama sekali berbeda bagi seseorang tapi bukan bagi orang lain, seperti disebabkan karena schizoprenia atau halusinogen. Ini lebih tepatnya disebut dengan halusinasi.

BERBAGAI OPTIC ILUTION

»»  READMORE...

Pengertian Self Hipnotis dan Langkah Melakukan Self Hipnotis

Pengertian Self Hipnotis

Sebelum masuk pada pengertian self hipnosis, perlu kami sampaikan bahwa manusia memiliki dua jenis pikiran yang mengendalikan perilaku setiap individu. Kedua pikiran tersebut adalah pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Sedangkan pengertian Self hipnotis merupakan perlakuan untuk memasuki pikiran bawah sadar kita sendiri sehingga kita dapat melakukan pembenahan ulang terhadap pikiran bawah sadar kita dan juga membersihkan data yang bertujuan untuk memberdayakan kita sendiri.
Self hipnotis ini tentunya sangat bermanfaat bagi diri kita sendiri. Karena dari kedua pikiran yang kita miliki, ternyata pikiran bawah sadar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku kita. Bahkan pikiran bawah sadar kita menyumbang sebesar 88% terhadap perilaku kita. Tentunnya nilai tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan pengaruh pikiran sadar kita yang hanya 12%.
Jika kita berhasil masuk di pikiran bawah sadar kita sendiri dengan teknik self hipnotis. Maka kita dapat melakukan berbagai instruksi kepada pikiran bawah sadar kita untuk melakukan tindakan – tidakan positif dan menghilangkan pengaruh negatif sesuai dengan keinginan kita sehingga tentunya dengan begitu kita dapat diberdayakan oleh pikiran kita sendiri.

Artikel Pengertian Self Hipnotis ini dipersembahkan oleh Pakar Hipnotis.

Menjadi Lebih Baik Dengan Hipnotis Diri

Jika Anda ingin memasuki kekuatan yang luar biasa dari pikiran bawah sadar Anda maka salah satu cara yang terbaik untuk melakukannya adalah dengan cara melakukan hipnotis diri atau self hypnosis. Karena dengan hipnotis diri memungkinkan Anda dapat mengakses pikiran bawah sadar Anda. Perlu diketahui bahwa pikiran bawah sadar merupakan tempat dimana kearifan batin Anda berada serta Anda dapat menemukan jawaban atas masalah yang mengganggu hidup Anda, atau bahkan memperoleh wawasan baru yang secara dramatis tentu dapat meningkatkan hidup Anda.

Maka dari itu, dengan self hypnosis atau dengan hipnotis diri Anda dapat terhubung dengan kebijaksanaan pikiran bawah sadar Anda, dan Anda juga dapat mengganti keyakinan yang membatasi dalam pemikiran Anda dengan pemikiran baru yang lebih luas dan tentunya hal ini merupakan alternatif yang lebih memberdayakan.

Hipnoterapi telah lama menjadi metode yang diterima untuk mengubah keyakinan dan bekerja melalui masalah. Namun, tidak mudah untuk mencari seorang hipnoterapis yang baik dan mahal. Akibatnya, self-hypnosis atau hipnotis diri telah menjadi sangat populer dan Anda dapat belajar untuk mendapatkan manfaat hipnotis diri yang sama tanpa pergi ke klinik hipnoterapi.

Artikel Menjadi Lebih Baik Dengan Hipnotis Diri ini dipersembahkan oleh Pakar Hipnotis.

10 Langkah Melakukan Self Hipnotis

Banyak sekali tutorial self hipnosis yang dijual dalam bentuk cd hipnosis dengan format mp3 hipnosis. Bahkan selain cd hipnosis dengan format mp3, Anda juga dapat belajar cara hipnosis dengan menggunakan panduan hipnosis dengan format hipnosis pdf. Selain itu, di jaman teknologi canggih ini banyak orang yang belajar hipnotis di internet. Maka selain Anda bisa membeli Anda juga dapat melakukan download gratis di internet, dengan begitu Anda bisa mendapatkan hipnosis gratis. Dalam ilmu hipnosis yang dijual dipasar maupun Anda mendapatkan hipnosis gratis, tentunya dalam tutorial hipnosis tersebut banyak cara hipnotis atau teknik hipnotis untuk dipelajari. Salah satunya adalah 10 Langkah melakukan self hipnotis.

10 langkah melakukan self hipnotis yang sering digunakan dalam dunia hipnotis adalah.

1. Cari tempat yang lebih aman sehingga Anda dapat bersantai dengan tempat yang mapan.

2. Pikirkan dengan fokus bahwa Anda akan melakukan hipnotis diri Anda sendiri dengan berkata dalam hati “ Aku akan menghipnotis diriku sendiri selama 20 menit…” ( atau berapa waktu yang Anda inginkan ).

3. Membuat pernyataan kepada diri Anda sendiri tentang alasan Anda melakukan self hipnotis. Dalam proses ini biarkan pikiran bawah sadar Anda untuk bekerja pada suatu masalah yang Anda hadapi. Contoh kalimat hipnotis yang digunakan dalam membuat pernyataan di self hipnotis adalah “Aku akan menghipnotis diriku sendiri untuk tujuan membiarkan pikiran bawah sadar saya untuk membuat penyesuaian yang sesuai untuk membantu saya dalam ………….”. Anda dapat mengisi kalimat hipnotis yang kosong tersebut dengan kalimat hipnotis “berkembang lebih percaya diri dalam situasi sosial” dan lain – lain sesuai keinginan Anda.

4. Mencari tiga hal di depan Anda dan perhatikan satu per satu yang Anda lihat.

5. Perhatikan saluran pendengaran Anda dengan tetap memperhatikan titik fokus yang masih Anda lihat.

6. Rasakan tiga sensasi yang dapat Anda rasakan sekarang, dan berusahalah perlahan – lahan pergi dari satu sensasi ke sensasi berikutnya. Misalnya, rasakan bahwa Anda memakai kaca mata yang berat kemudian rasakan lagi Anda memakai jam tangan. Dan rasakan sensasi tersebut diluar kesadaran Anda.

7. Melanjutkan proses self hipnotis dengan menggunakan dua visual, lalu dua auditories dan kemudian dua kinaesthetics. Kemudian, dengan cara yang sama, terus (lambat) dengan salah satu dari masing-masing.

8. Ketujuh langkah self hipnotis diatas merupakan penyelesaian eksternal dalam menghipnotis diri Anda sendiri. Berikutnya Anda dapat menyelesaian masalah internal untuk self hipnotis dengan menutup mata Anda. Kemudian bawa sebuah objek kedalam pikiran Anda. Jika tidak anda objek untuk dimasukkan dalam pikiran Anda, jangan pernah ragu membuat dan memasukkan sesuatu kedalam pikiran Anda. Sampai Anda benar – benar masuk dalam pikiran bawah sadar.

9. Jeda dan biarkan suara datang ke dalam pemahaman Anda.

10. Sadarilah pikiran dan perasaan yang Anda rasakan dengan tetap menggunakan imajinasi Anda. Misalnya, Aku merasakan hangatnya matahari di wajahku dan lain – lain sesuai imajinasi Anda.

»»  READMORE...

Rahasia Cara Menghipnotis Binatang

CARA MENGHIPNOTIS BINATANG
(Artikel ini dikutip dari ebook Practical FAST Hypnosis for Everyone, tulisan Lex dePraxis B.Cs, CM.NLP, CH, C.Ht)

hipnobinatang

Hampir semua makhluk hidup dapat dipengaruhi oleh hipnosis, bukan manusia saja. Namun, Anda tidak bisa berharap bisa mengubah seekor kucing menjadi anjing atau sebaliknya; hal tersebut hanya bisa terjadi dalam film*.

beritamaya_hipnotis-sapi
Hipnotisme pada binatang merupakan sesuatu yang kurang dipelajari secara menyeluruh karena ada banyak faktor yang tidak bisa dikontrol. Yang paling utama adalah binatang tidak dapat berbicara dan menyatakan secara verbal tingkat hipnotis yang mereka alami.

Namun ada sejumlah penelitian bahwa binatang yang hidup di alam liar lebih mudah disugesti daripada binatang yang hidup bersama-sama dengan manusia. Para ahli menduga hal tersebut disebabkan binatang yang dibesarkan bersama-sama dengan manusia tidak mengembangkan banyak karakteristik perilaku alamiah yang binatang itu biasanya miliki: misalnya, mereka tidak belajar bagaimana cara mencari makanan, menghindari predator, ataupun berinteraksi dengan binatang lainnya.

1. Menghipnotis Ayam dan Burung

a. Anda harus menangkap ayam tersebut. Perhatikan bahwa mereka akan berusaha memberontak dan defensif.
b. Tekan kepala ayam hingga hampir menyentuh tanah, dengan pandangan matanya horizontal lurus ke arah depan.
c. Dengan jari atau sebuah tongkat, gambarkan sebuah garis panjang dari ujung paruh ayam lurus horizontal ke arah depan, menjauhi kepalanya, kira-kira sepanjang 12 – 18 inchi. Semakin lurus garis tersebut, semakin bagus efeknya. Ulangi menggambar garis tersebut sebanyak 20 – 30 kali sampai Anda merasakan tubuh ayam itu melemas.
d. Sang ayam akan terus berada dalam posisi seperti itu, tanpa perlu Anda pegangi lagi, sepanjang 10 – 15 menit.

beritamaya_hipnotis-burung
2. Menghipnotis Kelinci dan Marmut

a. Baringkan kelinci di punggungnya (menghadap ketas).
b. Tekan dengan lembut telinganya secara lurus di lantai / meja.
c. Kemudian dengan tangan satunya anda tarik kaki belakangnya selama beberapa menit.
d. Pertahankan selama 1 menit, maka ia akan terhipnotis. Untuk membangunkan tiup hidungnya dan gulingkan tubuhnya ke samping.

3. Menghipnotis Kadal, Bunglon, dan Kodok

a. Pegang seekor kadal, bunglon dan kodok hingga ekornya berhenti bergerak liar.
b. Balikkan badan binatang tersebut hingga ia berbaring pada punggungnya.
c. Raba perutnya dengan perlahan, dan lakukan hingga ia menjadi lemas, rileks, dan terhipnotis tidak bergerak sama sekali.

4. Menghipnotis Kepiting

a. Posisikan kedua jari telunjuk dan tengah Anda ke bentuk huruf V.
b. Dekati kepiting dari arah belakang, lalu secara perlahan (tanpa mengejutkan) raba matanya dengan jari Anda.
c. Kepiting akan berhenti terdiam dalam keadaan hipnotis.

5. Menghipnotis Lobster dan Ketam

a. Pegang lobster dan ketam dengan terbalik, kepala di bawah, dan letakkan capit mereka menempel pada meja.
b. Tekan dan raba punggung mereka beberapa kali sampai akhirnya mereka berhenti meronta dan diam terhipnotis.

6. Menghipnotis Babi

a. Pegang kepala babi agar dia tidak melarikan diri.
b. Gunakan ujung-ujung jari Anda untuk menggelitik perut babi, dan ia akan berguling ke samping dengan rileks dan terhipnotis.

hipnobinatang
Sekian. Terima kasih.(Sanji)

»»  READMORE...

Belajar Cara Menghipnotis Diri Sendiri

Pembaca semua, jangan salah sangka dulu dengan hipnotis. Hipnotis merupakan fenomena alami (bukan gendam atau sejenisnya). Kalau kita menggunakan hipnotis ini, sebenarnya beraneka ragam jenis penyakit bisa disembuhkan, baik itu yang berupa fisik maupun mental. Karena di banyak kasus, ada orang-orang yang seumur hidupnya mengalami siksaan penyakit fisik, setelah ke dokter tidak ditemukan apa-apa. Ternyata setelah diterapi secara hipnoterapi barulah diketahui bahwa mereka pernah mengalami peristiwa berat di masa lalu kehidupannya sehingga bertransfromasi menjadi penyakit fisik.

Bagi yang berminat untuk belajar lebih dalam tentang seni merekonstruksi pikiran bawah sadar, silakan download e-book gratisnya disini. Saya yakin anda akan merasa menjadi seseorang yang terlahir kembali.

»»  READMORE...

Tekhnik Rahasia Cara Menghipnotis Binatang

dog

Hampir semua makhluk hidup dapat dipengaruhi oleh hipnosis, bukan manusia saja. Namun, Anda tidak bisa berharap bisa mengubah seekor kucing menjadi anjing atau sebaliknya; hal tersebut hanya bisa terjadi dalam film kartun.

Hipnotisme pada binatang merupakan sesuatu yang kurang dipelajari secara menyeluruh karena ada banyak faktor yang tidak bisa dikontrol. Yang paling utama adalah binatang tidak dapat berbicara dan menyatakan secara verbal tingkat hipnotis yang mereka alami. Namun ada sejumlah penelitian bahwa binatang yang hidup di alam liar lebih mudah disugesti daripada binatang yang hidup bersama-sama dengan manusia. Para ahli menduga hal tersebut disebabkan binatang yang dibesarkan bersama-sama dengan manusia tidak mengembangkan banyak karakteristik perilaku alamiah yang binatang itu biasanya miliki: misalnya, mereka tidak belajar bagaimana cara mencari makanan, menghindari predator, ataupun berinteraksi dengan binatang lainnya.

1. Menghipnotis Ayam dan Burung

  • Anda harus menangkap ayam tersebut. Perhatikan bahwa mereka akan berusaha memberontak dan defensif.
  • Tekan kepala ayam hingga hampir menyentuh tanah, dengan pandangan matanya horizontal lurus ke arah depan.
  • Dengan jari atau sebuah tongkat, gambarkan sebuah garis panjang dari ujung paruh ayam lurus horizontal ke arah depan, menjauhi kepalanya, kira-kira sepanjang 12 – 18 inchi. Semakin lurus garis tersebut, semakin bagus efeknya. Ulangi menggambar garis tersebut sebanyak 20 – 30 kali sampai Anda merasakan tubuh ayam itu melemas.
  • Sang ayam akan terus berada dalam posisi seperti itu, tanpa perlu Anda pegangi lagi, sepanjang 10 – 15 menit.

2. Menghipnotis Kelinci dan Marmut

  • Baringkan kelinci di punggungnya (menghadap ketas).
  • Tekan dengan lembut telinganya secara lurus di lantai / meja.
  • Kemudian dengan tangan satunya anda tarik kaki belakangnya selama beberapa menit.
  • Pertahankan selama 1 menit, maka ia akan terhipnotis. Untuk membangunkan tiup hidungnya dan gulingkan tubuhnya ke samping.

3. Menghipnotis Kadal, Bunglon, dan Kodok

  • Pegang seekor kadal, bunglon dan kodok hingga ekornya berhenti bergerak liar.
  • Balikkan badan binatang tersebut hingga ia berbaring pada punggungnya.
  • Raba perutnya dengan perlahan, dan lakukan hingga ia menjadi lemas, rileks, dan terhipnotis tidak bergerak sama sekali.

4. Menghipnotis Kepiting

  • Posisikan kedua jari telunjuk dan tengah Anda ke bentuk huruf V.
  • Dekati kepiting dari arah belakang, lalu secara perlahan (tanpa mengejutkan) raba matanya dengan jari Anda.
  • Kepiting akan berhenti terdiam dalam keadaan hipnotis.

5. Menghipnotis Lobster dan Ketam

  • Pegang lobster dan ketam dengan terbalik, kepala di bawah, dan letakkan capit mereka menempel pada meja.
  • Tekan dan raba punggung mereka beberapa kali sampai akhirnya mereka berhenti meronta dan diam terhipnotis.

6. Menghipnotis Babi

  • Pegang kepala babi agar dia tidak melarikan diri.
  • Gunakan ujung-ujung jari Anda untuk menggelitik perut babi, dan ia akan berguling ke samping dengan rileks dan terhipnotis.

Selamat bereksperimen dan belajar tentang hipnotisme lainnya.

Sumber : http://lintasdunia.wordpress.com/2009/08/11/tehnik-rahasia-menghipnotis-binatang-harus-coba/

»»  READMORE...

Cara Membuat Tulisan yang Menghipnotis

Penarkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara kita menulis, untuk menghasilkan efek yang bisa memukau pembaca semacam itu? Dari sinilah kita kenal cara penulisan yang dinamakan “hypnotic writing,” berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam Hypnotic Writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hipnotis yang memanipulasi pikiran, atau membuat orang tertidur dan kehilangan kesadaran, melainkan justru menghibur khalayak. Hipnotis ini tidak bersifat memaksa orang untuk melakukan hal-hal tertentu.

Contoh:

· Penampilan penyanyi Britney Spears di panggung itu “menghipnotis” penonton. Tetapi tak semua orang akan membeli kaset/CD-nya.

· Kisah Harry Potter membuat seluruh dunia terpukau. Tetapi tak semua orang akan membeli bukunya.

Hypnotic writing adalah sebuah alat yang berguna dalam memasarkan produk atau jasa tertentu. Namun, ia tidak mengontrol orang dan tidak memberi kekuasaan pada siapapun untuk menyuruh khalayak melakukan hal-hal yang mustahil.

Dalam pemasaran (marketing), hypnotic writing akan memberi kita keunggulan tertentu dibandingkan para kompetitor. Tetapi, jika hypnotic writing itu digunakan untuk menjual produk-produk yang memang berkualitas buruk, hypnotic writing itu tak akan ada gunanya.

Definisi Hypnotic Writing:

“Hypnotic Writing adalah penggunaan kata-kata yang secara sengaja ditujukan untuk mengarahkan orang ke suatu keadaan mental yang terfokus, di mana mereka terdorong atau terbujuk untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.”

Hypnotic writing adalah sejenis “hipnotis dalam keadaan terbangun.” Pembaca tidak kehilangan perhatian, tetapi justru terfokus perhatiannya pada tulisan yang kita buat.

Singkatnya, esensi hypnotic writing bukanlah tentang manipulasi, tetapi tentang komunikasi. Yakni, bagaimana Anda dapat berkomunikasi secara lebih baik dengan para pelanggan, sehingga Anda dapat lebih baik pula dalam membujuk mereka untuk membeli produk dan jasa Anda.

Lantas, bagaimana strateginya untuk mempraktikkan hypnotic writing tersebut?

Lima langkah ke arah Hypnotic Writing:

1. Niat: Arahkan pikiran Anda.

2. Riset: Isi pikiran Anda.

3. Kreasi: Curahkan pikiran Anda.

4. Tulis ulang: Pertajam pikiran Anda.

5. Menguji (testing): Latih pikiran Anda.

Niat: Arahkan pikiran Anda.

Niat berarti menetapkan tujuan atsau hasil yang diharapkan dari tulisan tersebut. Buatlah serinci mungkin. Anda bukan sekadar ingin membuat tulisan buat iklan. Semua orang bisa membikin tulisan iklan. Tetapi Anda menginginkan tulisan iklan, yang berhasil menarik pembeli, sehingga terjual barang atau jasa sampai jumlah tertentu.

Riset: Isi pikiran Anda.

Riset berarti sebelum menulis, Anda harus mempelajari dan memahami betul barang/jasa yang akan Anda tulis. Anda tentu tak mungkin menulis iklan tentang mobil Toyota Avanza, sebelum Anda mengetahui spesifikasi Avanza tersebut, kelebihannya dibandingkan mobil merek lain sejenis, hal-hal baru yang tak terdapat di mobil merek lain, dan sebagainya. Anda perlu melihat mobil itu, merasakan bagaimana rasa ketika mengendarainya.

Tokoh periklanan ternama, David Ogilvy, pernah membuat satu kalimat iklan yang sangat legendaris, setelah membaca manual mobil yang Akan ia buat naskah iklannya. Yaitu: “At 60 miles an hour the loudest noise in this new Rolls-Royce comes from electrick clock.” Dahsyat, bukan?

Kreasi: Curahkan pikiran Anda.

Kreasi berarti produksi atau menghasilkan suatu produk (tulisan). John Vitale selalu menulis sebuah naskah secara cepat. Tetapi ingat, naskah itu baru draft pertama, bukan hasil final. Setelah menulis draft pertama itu, baru ia membaca ulang dan berusaha menyempurnakannya.

Ide dasarnya adalah Anda harus menjalankan dua fungsi, yakni sebagai penulis dan sebagai editor (penyunting). Kedua fungsi itu sama-sama diperlukan, tetapi Anda tak bisa menjalankan dua fungsi itu pada saat bersamaan. Jadi, Anda harus memisahkannya. Pertama, Anda berfungsi sebagai penulis dan mencipta tulisan. Sesudah itu, barulah Anda berfungsi sebagai editor yang mengoreksi dan merevisi tulisan itu.

Tulis ulang: Pertajam pikiran Anda.

Tulisan (draft) pertama, itu seumpama intan yang belum diasah. Jika dipaksakan untuk dijual, harganya masih murah. Untuk membuatnya menjadi bernilai tinggi, Anda harus mengasahnya, merevisinya, menyempurnakannya.

Penulis yang sehebat apapun tidak pernah menulis dengan sekali jadi. Sebuah tulisan bisa mengalami proses revisi atau perubahan di sana-sini, sampai akhirnya mencapai bentuk akhir yang betul-betul final. Jadi, sebenarnya tidak ada great writers. Yang ada adalah great rewriters. Cara terbaik adalah tulislah sampai betul-betul selesai. Kemudian, Anda baca dari awal dan revisi di sana-sini.

Lebih bagus lagi, jika Anda bisa menggunakan resep penulis cerita horror terkenal, Stephen King. Mintalah 10 orang lain (bukan anggota keluarga Anda) untuk membaca tulisan Anda dan memberi komentar. Lalu, Anda membuat sejumlah perbaikan setelah mendengar masukan mayoritas. Kalau 8 dari 10 orang yang dimintai komentar mengatakan, tulisan Anda sulit dimengerti, tampaknya tulisan Anda memang perlu diperbaiki. Tetapi jika cuma satu orang yang punya komentar berbeda, tak usah risau. Anda tentu tidak bisa memuaskan semua orang.

Menguji (testing): Latih pikiran Anda.

Menguji berarti mengakui bahwa Anda belum cukup cerdas untuk mengetahui semua keinginan orang lain. Anda tak bisa menebak-nebak. Jadi, buatlah tulisan terbaik, kemudian revisi, perbaiki dan sempurnakan. Lalu, serahkan pada pasar. Lihatlah, apakah tulisan iklan Anda berhasil menarik orang untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Berkat adanya Internet, kita bisa menguji suatu tulisan dengan lebih mudah. Kirimkan e-mail ke sejumlah orang, buatlah situs web sendiri, atau pasang iklan di Google. Dari reaksi yang muncul, Anda bisa menguji tulisan Anda.

Selain lima langkah dalam strategi itu, ada sejumlah tip bagi mereka yang mau mempraktikkan hypnotic writing:

Tip I:

Untuk memperoleh efek “hipnotis,” sebuah tulisan perlu memasukkan aspek: punya makna, dapat dimengerti, dan emosional.

Contoh 1:

Sebuah iklan di majalah berbahasa Italia menawarkan alat masak untuk membuat pizza. Namun, karena Anda sama sekali tidak paham bahasa Italia, maka sebagus apapun narasi iklan itu dibuat, tidak akan ada pengaruhnya bagi Anda.

Contoh 2:

Artikel di sebuah majalah psikologi, yang ditulis dengan gaya bahasa yang “datar,” berbunyi kira-kira begini: “Emosi itu sangat penting untuk disalurkan. Jika kita menahan emosi, hal itu bisa berdampak buruk bagi kita.” Meskipun kalimat ini mudah dipahami, pilihan kata yang digunakan kurang menyentuh emosi pembaca.

Bandingkan dengan narasi seperti di bawah ini, yang dengan sengaja mencoba menyentil sisi emosional pembaca: “Meredam emosi itu seperti membuat bom. Jika Anda mengubur emosi, itu seperti menekan bom yang siap meledak.”

Terasa betul bedanya, bukan?

Tip II:

Hypnotic writing harus berfokus pada ego dan kepentingan si pembaca, bukan pada ego dan kepentingan si penulis sendiri. Kecuali kalau Anda cuma mau menulis buku harian untuk dibaca sendiri.

Contoh :

Seorang pengusaha, katakanlah bernama Benny, mengirim surat atau tawaran kerjasama bisnis kepada Anda. Isinya menyebutkan, ia sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia sangat membutuhkan terwujudnya kerjasama bisnis itu, untuk memperbaiki kondisi keuangannya. Tapi dalam surat itu, Benny sama sekali tidak menyebut-nyebut prospek keuntungan bisnis yang akan Anda peroleh.

Lantas apa reaksi Anda? Tentu saja tawaran Benny itu menjadi sangat tidak menarik. Si penulis surat itu terlalu asyik dan terfokus pada ego dan kepentingannya sendiri, dan melupakan kepentingan orang yang dikirimi surat, yaitu Anda. “Ya, saya paham bahwa saudara Benny memang sedang susah. Tetapi saya juga punya masalah saya sendiri. Jadi, silahkan cari saja orang lain yang mau diajak bekerjasama bisnis dengan saudara Benny.” Begitulah kira-kira reaksi Anda.

Tip III:

Jangan terobsesi dengan kesempurnaan. Banyak kasus di mana seorang penulis baru menulis satu paragraf. Kemudian, ia langsung menilai isi paragraf itu tidak menarik. Paragraf itu dihapus, dan kemudian ia mulai menulis lagi dari awal. Dan, setiap ia merasa tulisan yang baru separuh atau sepersepuluh jadi itu tidak bagus, langsung saja tulisan itu ia buang ke keranjang sampah!

Dengan cara demikian, tulisannya tentu saja tak pernah selesai tuntas. Maka, tulislah sampai tuntas, dan baru kemudian Anda merevisi, memperbaiki, dan menyempurnakan.

Tip IV:

Berilah suatu pilihan pada pembaca, tetapi pilihan itu harus bersifat win-win bagi Anda dan pembaca. Pilihan untuk membeli atau tidak membeli, bukanlah pilihan yang baik (kalau pembaca tidak membeli, berarti kerja Anda sia-sia).

Berilah pilihan seperti: “Apakah Anda ingin membeli televisi Samsung ini sekarang atau nanti?” (Apakah pembaca membeli sekarang atau nanti, dia tetap membeli produk Anda). Pilihan ini berimplikasi bahwa si pembaca memang menginginkan produk tersebut, terlepas apakah dia akan membeli sekarang atau nanti.

Tip V:

Ketika Anda menulis sebuah naskah iklan, mungkin Anda perlu mengubah persepsi pembaca agar mereka terbujuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Ini bukan berarti Anda harus membuat penyataan bohong atau mengecoh pembaca. Itu tidak etis dan melanggar hukum. Anda bisa mengubah persepsi pembaca tanpa perlu berbohong. Tetapi ini tergantung pada bagaimana cara Anda menggambarkan produk yang mau ditawarkan.

Ada beberapa cara:

Pertama, dengan membuat perbandingan. Teknik ini disebut kontras (contrast). Misalnya, jika produk yang Anda tawarkan itu cukup mahal, buatlah agar harga itu seolah-olah kecil dengan membandingkan pada sesuatu yang lebih mahal. Penjual properti kadang-kadang mengeksploitasi efek kontras ini, dengan menunjukkan daftar harga sejumlah properti lain yang harganya berlebihan (overpriced), sebelum akhirnya menunjukkan harga properti yang betul-betul mau ditawarkan.

Kedua, dengan mengasosiasikan produk itu dengan sesuatu yang bernilai tinggi. Biarkan pembaca membayangkan dirinya dengan produk tersebut.

Kalau Anda menyatakan, Ariel Peterpan memiliki sedan Toyota Yaris berwarna merah, kenyataannya memang demikian. Anda tidak berbohong atau mengecoh pembaca. Tetapi, pembaca akan membayangkan, kalau mereka mengendarai Toyota Yaris berarti mereka sama seperti Ariel Peterpan, seorang artis kelas atas, atau minimal selera mereka sama dengan selera Ariel Peterpan.

Bayangkan kalau Anda mengatakan bahwa warna Toyota Yaris itu mirip warna pispot! Pispot berasosiasi dengan sesuatu yang jorok, kotor, dan memualkan. Tak akan ada pembaca yang berpikir untuk membeli mobil yang warnanya seperti pispot!

»»  READMORE...

Teknik-teknik dasar Cara Menghipnotis

Teknik-teknik dasar (cara melakukan) hipnotis
tau hipnotis?
Beberapa definisi tentang hipnotis yang pernah diungkapnya diantaranya:

* hipnotis adalah suatu kondisi yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada seseorang, di mana seseorang yang dihipnotis bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, serta menerima sugesti dengan tanpa perlawanan.
* hipnotis adalah teknik atau praktek dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk ke dalam kondisi trance hipnotis.
* hipnotis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas (daya terima saran) meningkat sangat tinggi.
* hipnotis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak dari Beta menjadi Alpha dan Theta.
* hipnotis adalah seni komunikasi untuk meng-eksplorasi alam bawah sadar.
* hipnotis adalah kondisi kesadaran yang meningkat. Setelah seseorang memasuki alam bawah sadarnya, kita bisa menanamkan sugesti tertentu dalam pikiran mereka, dan membuat mereka melakukan hal-hal yang kita perintahkan.

Fenomena hipnotisme sebenarnya tidak berhubungan dengan magic atau mistik, tetapi suatu kondisi mental di mana perhatian seseorang menjadi sangat terfokus dan pikiran bawah sadar bekerja lebih dominan daripada pikiran sadar. Hipnosis dapat terjadi karena memori yang ada di dalam pikiran diangkat kembali dan diprogram seolah-olah hal tersebut ada dan pasti dikerjakan. karena hipnotis adalah fenomena mental alami. Setiap manusia normal punya kemampuan untuk mengalami hipnotis. Anda dapat menolak hipnotis dengan cara mengabaikan semua yang dikatakan hipnotist. Seperti halnya anda bisa menolak untuk terharu oleh cerita yang sedih dalam film dengan cara memikirkan hal lain ketika menonton film.

Perlu Diketahui :
- Hipnotis (terutama extreme hypnotist seperti yang sering dilakukan RomiRafael) hanya akan berhasil apabila sang objek (sukarelawan) bersedia dihipnotis.
- Alam pikiran manusia dibagi menjadi dua, yaitu alam sadar (conscious mind) dan alam bawah sadar (unconscious mind). Tujuan hipnotis adalah membuat sang sukarelawan berada di alam bawah sadar mereka. Keadaan setelah sang sukarelawan melakukan berbagai macam hal dalam pengaruh alam bawah sadar.


Prosedur :
1. Percaya Diri
Sebelum melakukan hipnotis, anda harus benar-benar yakin dan percaya bahwa anda mampu menghipnotis orang lain. Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seorang ahli hipnotis yang hebat. Tanpa rasa percaya diri, hipnotis yang anda lakukan pasti gagal.
2. Ritme
Sesuaikan ritme suara anda dengan kecepatan nafas sang sukarelawan. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan gerakan rongga diafragma saat sang sukarelawan bernafas. Saat yang paling tepat untuk menggiring sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar mereka adalah saat mereka sedan menghembuskan nafas (seperti yang
sering dilakukan oleh Romi Rafael). Biasanya, jika hipnotis berjalan dengan sukses, tempo dan ritme nafas sang sukarelawan menjadi lebih lambat. Saat itu, perlambatlah tempo dan ritme bicara anda sesuai dengan ritme nafas sang sukarelawan.
3. Nada Suara
Ada dua macam nada suara yang dapat digunakan dalam hipnotis.
a. Nada Suara Monoton
Metode ini sering dipakai oleh Romi Rafael. Nada suara monoton adalah nada suara yang datar dan cenderung sama dari awal sampai akhir, dengan penggunaan kata yang terus-menerus diulang. Tujuan menggunakan nada suara monoton adalah agar alam sadar sang sukarelawan merasa bosan, sehingga ia lebih mudah memasuki alam bawah sadarnya.
b. Nada Suara Bergelombang
Nada suara yang dipakai adalah nada suara naik-turun, lemah-keras, rendah-tinggi. Pelaku hipnotis mula-mula akan berbicara dengan nada rendah, kemudian semakin meninggi hingga membawa sang sukarelawan ke dalam keadaan rileks. Silakan pilih salah satu nada suara yang sesuai dengan kepribadian anda. Pilihlah yang paling nyaman dan enak saat anda mengucapkannya.
4. Membawa sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar
Pertama, perintahkan sang sukarelawan untuk melakukan suatu rutinitas, misalkan Berhitunglah dari 1 sampai 10, tiap-tiap hitungan akan membuat anda memasuki alam bawah sadar anda.
Atau Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan .
Atau tanyakan Siapakah nama anda? Di tengah-tengah proses itu, jabat tangannya, tatap matanya, dan lakukan sesuatu yang mengejutkan sehingga ia dengan cepat memasuki alam bawah sadarnya.
Sesuatu yang mengejutkan itu antara lain :
-. Menyentakkan jabatan tangan
-. Mengangkat pergelangan tangannya ke atas
-. Menjentikkan jari anda ke dahi sukarelawan
Ingat, saat melakukan hal-hal tersebut, tetap pertahankan kontak mata dengan sang sukarelawan. Setelah itu, buat sang sukarelawan melakukan hal-hal yang anda perintahkan dengan kalimat hipnotis.
5. Kalimat Hipnotis
Kalimat-kalimat hipnotis harus diucapkan dengan lancar, tanpa kata-kata seperti
eee , mmm.. , eh , dan sebagainya. Kalimat hipnotis biasanya adalah kalimat perintah bernada sugestif, singkat, padat, dan diucapkan berulang-ulang.
Contoh kalimat hipnotis :
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah Membuat diri anda merasa nyaman..
Duduklah di kursi dengan kedua tangan di atas paha�.
Setelah anda merasa nyaman.
Fokuskan pandangan mata anda ke satu titik..
betul
Arahkan pandangan mata anda ke titik ini.
Mata anda akan semakin berat
Semakin berat..
Dan anda akan tertidur (yang menandakan anda harus memberikan jeda sebelum menuju ke kalimatselanjutnya.)
Anda sekarang berada di tepi pantai yang indah.
Sangat indah.
Dan akan menjadi lebih indah
Anda akan melihat ombak dan buih.
Angin sepoi-sepoi
Pohon kelapa yang teduh..
Rasakan semuanya..
Rasakan dengan seluruh panca indra anda..
Masuklah ke dalam air..
Rasakan dinginnya.
Gunakan kedua tangan anda untuk berenang melewati lautan. dll

Untuk menyadarkan kembali sang sukarelawan, anda bisa menggunakan kalimat
berikut :
Anda akan melihat sebuah perahu.
Yang siap membawa anda meninggalkan pantai ini
Tapi anda akan tahu.
Segala memori indah tentang pantai ini akan tetap ada dalam pikiran anda.
Ketenangannya.
Keteduhannya
Jadi.
Naiklah ke perahu tersebut.
Dan anda akan menemukan suatu pesan tertulis di perahu itu
Mulailah berhitung dari 1 sampai 10..
Dan tiap hitungan aakan membawa anda meninggalkan alam bawah sadar
Dan kembali ke alam sadar. dst.

Yang perlu diingat, tempo, ritme, nada, dan volume saat mengucapkan kalimat hipnotis harus konsisten. Hipnotis adalah cabang ilmu magis yang sangat sulit dikuasai. Untuk menguasainya
diperlukan waktu yang tidak sebentar. Jadi, bila anda mempraktekkan hal-hal yang tertulis di sini namun masih gagal dalam melakukan hipnotis, hal itu sangatlah wajar. Teruslah berlatih dan berlatih, maka anda akan menjadi ahli hipnotis yang ulung.

sumber : scribd

»»  READMORE...

Cara Menghipnotis Pembaca dengan Hypnotic Writing

Pernahkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Dari sinil kita kenal cara penulisan yang dinamakan hypnotic writing, berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam hypnotic writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hipnotis yang memanipulasi pikiran, atau membuat orang tertidur dan kehilangan kesadaran, melainkan justru menghibur khalayak. Hipnotis ini tidak bersifat memaksa orang untuk melakukan hal-hal tertentu.

Contoh:

· Penampilan penyanyi Britney Spears di panggung itu “menghipnotis” penonton. Tetapi tak semua orang akan membeli kaset atau CD-nya.

· Kisah Harry Potter membuat seluruh dunia terpukau. Tetapi tak semua orang akan membeli bukunya.

Hypnotic writing adalah sebuah alat yang berguna dalam memasarkan produk atau jasa tertentu. Namun, ia tidak mengontrol orang dan tidak memberi kekuasaan pada siapapun untuk menyuruh khalayak melakukan hal-hal yang mustahil.

Dalam pemasaran (marketing), hypnotic writing akan memberi kita keunggulan tertentu dibandingkan para kompetitor. Tetapi, jika hypnotic writing itu digunakan untuk menjual produk-produk yang memang berkualitas buruk, hypnotic writing itu tak akan ada gunanya.

Definisi Hypnotic Writing

Hypnotic writing adalah penggunaan kata-kata yang secara sengaja ditujukan untuk mengarahkan orang ke suatu keadaan mental yang terfokus, di mana mereka terdorong atau terbujuk untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.”

Hypnotic writing adalah sejenis “hipnotis dalam keadaan terbangun.” Pembaca tidak kehilangan perhatian, tetapi justru terfokus perhatiannya pada tulisan yang kita buat.

Singkatnya, esensi hypnotic writing bukanlah tentang manipulasi, tetapi tentang komunikasi. Yakni, bagaimana Anda dapat berkomunikasi secara lebih baik dengan para pelanggan, sehingga Anda dapat lebih baik pula dalam membujuk mereka untuk membeli produk dan jasa Anda.

Lantas, bagaimana strateginya untuk mempraktikkan hypnotic writing tersebut?
Lima langkah ke arah hypnotic writing:

  • Niat: Arahkan pikiran Anda.

Niat berarti menetapkan tujuan atsau hasil yang diharapkan dari tulisan tersebut. Buatlah serinci mungkin. Anda bukan sekadar ingin membuat tulisan buat iklan. Semua orang bisa membikin tulisan iklan. Tetapi Anda menginginkan tulisan iklan, yang berhasil menarik pembeli, sehingga terjual barang atau jasa sampai jumlah tertentu.

  • Riset: Isi pikiran Anda.

Riset berarti sebelum menulis, Anda harus mempelajari dan memahami betul barang/jasa yang akan Anda tulis. Anda tentu tak mungkin menulis iklan tentang mobil Toyota Avanza, sebelum Anda mengetahui spesifikasi Avanza tersebut, kelebihannya dibandingkan mobil merek lain sejenis, hal-hal baru yang tak terdapat di mobil merek lain, dan sebagainya. Anda perlu melihat mobil itu, merasakan bagaimana rasa ketika mengendarainya.

Tokoh periklanan ternama, David Ogilvy, pernah membuat satu kalimat iklan yang sangat legendaris, setelah membaca manual mobil yang Akan ia buat naskah iklannya. Yaitu: “At 60 miles an hour the loudest noise in this new Rolls-Royce comes from electrick clock.” Dahsyat, bukan?

  • Kreasi: Curahkan pikiran Anda.

Kreasi berarti produksi atau menghasilkan suatu produk (tulisan). John Vitale selalu menulis sebuah naskah secara cepat. Tetapi ingat, naskah itu baru draft pertama, bukan hasil final. Setelah menulis draft pertama itu, baru ia membaca ulang dan berusaha menyempurnakannya.

Ide dasarnya adalah Anda harus menjalankan dua fungsi, yakni sebagai penulis dan sebagai editor (penyunting). Kedua fungsi itu sama-sama diperlukan, tetapi Anda tak bisa menjalankan dua fungsi itu pada saat bersamaan. Jadi, Anda harus memisahkannya. Pertama, Anda berfungsi sebagai penulis dan mencipta tulisan. Sesudah itu, barulah Anda berfungsi sebagai editor yang mengoreksi dan merevisi tulisan itu.

  • Tulis ulang: Pertajam pikiran Anda.

Tulisan (draft) pertama, itu seumpama intan yang belum diasah. Jika dipaksakan untuk dijual, harganya masih murah. Untuk membuatnya menjadi bernilai tinggi, Anda harus mengasahnya, merevisinya, menyempurnakannya.

Penulis yang sehebat apapun tidak pernah menulis dengan sekali jadi. Sebuah tulisan bisa mengalami proses revisi atau perubahan di sana-sini, sampai akhirnya mencapai bentuk akhir yang betul-betul final. Jadi, sebenarnya tidak ada great writers. Yang ada adalah great rewriters. Cara terbaik adalah tulislah sampai betul-betul selesai. Kemudian, Anda baca dari awal dan revisi di sana-sini.

Lebih bagus lagi, jika Anda bisa menggunakan resep penulis cerita horror terkenal, Stephen King. Mintalah 10 orang lain (bukan anggota keluarga Anda) untuk membaca tulisan Anda dan memberi komentar. Lalu, Anda membuat sejumlah perbaikan setelah mendengar masukan mayoritas. Kalau 8 dari 10 orang yang dimintai komentar mengatakan, tulisan Anda sulit dimengerti, tampaknya tulisan Anda memang perlu diperbaiki. Tetapi jika cuma satu orang yang punya komentar berbeda, tak usah risau. Anda tentu tidak bisa memuaskan semua orang.

  • Menguji (testing): Latih pikiran Anda.

Menguji berarti mengakui bahwa Anda belum cukup cerdas untuk mengetahui semua keinginan orang lain. Anda tak bisa menebak-nebak. Jadi, buatlah tulisan terbaik, kemudian revisi, perbaiki dan sempurnakan. Lalu, serahkan pada pasar. Lihatlah, apakah tulisan iklan Anda berhasil menarik orang untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Berkat adanya Internet, kita bisa menguji suatu tulisan dengan lebih mudah. Kirimkan e-mail ke sejumlah orang, buatlah situs web sendiri, atau pasang iklan di Google. Dari reaksi yang muncul, Anda bisa menguji tulisan Anda.

Tips

Selain lima langkah dalam strategi itu, ada sejumlah tip bagi mereka yang mau mempraktikkan hypnotic writing:

  • Tip I:

Untuk memperoleh efek “hipnotis,” sebuah tulisan perlu memasukkan aspek: punya makna, dapat dimengerti, dan emosional.

Contoh 1:
Sebuah iklan di majalah berbahasa Italia menawarkan alat masak untuk membuat pizza. Namun, karena Anda sama sekali tidak paham bahasa Italia, maka sebagus apapun narasi iklan itu dibuat, tidak akan ada pengaruhnya bagi Anda.

Contoh 2:
Artikel di sebuah majalah psikologi, yang ditulis dengan gaya bahasa yang “datar,” berbunyi kira-kira begini: “Emosi itu sangat penting untuk disalurkan. Jika kita menahan emosi, hal itu bisa berdampak buruk bagi kita.” Meskipun kalimat ini mudah dipahami, pilihan kata yang digunakan kurang menyentuh emosi pembaca.

Bandingkan dengan narasi seperti di bawah ini, yang dengan sengaja mencoba menyentil sisi emosional pembaca: “Meredam emosi itu seperti membuat bom. Jika Anda mengubur emosi, itu seperti menekan bom yang siap meledak.”

Terasa betul bedanya, bukan?

  • Tip II:

Hypnotic writing harus berfokus pada ego dan kepentingan si pembaca, bukan pada ego dan kepentingan si penulis sendiri. Kecuali kalau Anda cuma mau menulis buku harian untuk dibaca sendiri.

Contoh :

Seorang pengusaha, katakanlah bernama Benny, mengirim surat atau tawaran kerjasama bisnis kepada Anda. Isinya menyebutkan, ia sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia sangat membutuhkan terwujudnya kerjasama bisnis itu, untuk memperbaiki kondisi keuangannya. Tapi dalam surat itu, Benny sama sekali tidak menyebut-nyebut prospek keuntungan bisnis yang akan Anda peroleh.

Lantas apa reaksi Anda? Tentu saja tawaran Benny itu menjadi sangat tidak menarik. Si penulis surat itu terlalu asyik dan terfokus pada ego dan kepentingannya sendiri, dan melupakan kepentingan orang yang dikirimi surat, yaitu Anda. “Ya, saya paham bahwa saudara Benny memang sedang susah. Tetapi saya juga punya masalah saya sendiri. Jadi, silahkan cari saja orang lain yang mau diajak bekerjasama bisnis dengan saudara Benny.” Begitulah kira-kira reaksi Anda.

  • Tip III:

Jangan terobsesi dengan kesempurnaan. Banyak kasus di mana seorang penulis baru menulis satu paragraf. Kemudian, ia langsung menilai isi paragraf itu tidak menarik. Paragraf itu dihapus, dan kemudian ia mulai menulis lagi dari awal. Dan, setiap ia merasa tulisan yang baru separuh atau sepersepuluh jadi itu tidak bagus, langsung saja tulisan itu ia buang ke keranjang sampah!

Dengan cara demikian, tulisannya tentu saja tak pernah selesai tuntas. Maka, tulislah sampai tuntas, dan baru kemudian Anda merevisi, memperbaiki, dan menyempurnakan.

  • Tip IV:

Berilah suatu pilihan pada pembaca, tetapi pilihan itu harus bersifat win-win bagi Anda dan pembaca. Pilihan untuk membeli atau tidak membeli, bukanlah pilihan yang baik (kalau pembaca tidak membeli, berarti kerja Anda sia-sia).

Berilah pilihan seperti: “Apakah Anda ingin membeli televisi Samsung ini sekarang atau nanti?” (Apakah pembaca membeli sekarang atau nanti, dia tetap membeli produk Anda). Pilihan ini berimplikasi bahwa si pembaca memang menginginkan produk tersebut, terlepas apakah dia akan membeli sekarang atau nanti.

  • Tip V:

Ketika Anda menulis sebuah naskah iklan, mungkin Anda perlu mengubah persepsi pembaca agar mereka terbujuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Ini bukan berarti Anda harus membuat penyataan bohong atau mengecoh pembaca. Itu tidak etis dan melanggar hukum. Anda bisa mengubah persepsi pembaca tanpa perlu berbohong. Tetapi ini tergantung pada bagaimana cara Anda menggambarkan produk yang mau ditawarkan.

Ada beberapa cara:

Pertama, dengan membuat perbandingan. Teknik ini disebut kontras (contrast). Misalnya, jika produk yang Anda tawarkan itu cukup mahal, buatlah agar harga itu seolah-olah kecil dengan membandingkan pada sesuatu yang lebih mahal. Penjual properti kadang-kadang mengeksploitasi efek kontras ini, dengan menunjukkan daftar harga sejumlah properti lain yang harganya berlebihan (overpriced), sebelum akhirnya menunjukkan harga properti yang betul-betul mau ditawarkan.

Kedua, dengan mengasosiasikan produk itu dengan sesuatu yang bernilai tinggi. Biarkan pembaca membayangkan dirinya dengan produk tersebut.

Kalau Anda menyatakan, Ariel Peterpan memiliki sedan Toyota Yaris berwarna merah, kenyataannya memang demikian. Anda tidak berbohong atau mengecoh pembaca. Tetapi, pembaca akan membayangkan, kalau mereka mengendarai Toyota Yaris berarti mereka sama seperti Ariel Peterpan, seorang artis kelas atas, atau minimal selera mereka sama dengan selera Ariel Peterpan.

Bayangkan kalau Anda mengatakan bahwa warna Toyota Yaris itu mirip warna pispot! Pispot berasosiasi dengan sesuatu yang jorok, kotor, dan memualkan. Tak akan ada pembaca yang berpikir untuk membeli mobil yang warnanya seperti pispot!

*** Ditulis dan diadaptasi untuk konteks Indonesia oleh Satrio Arismunandar, berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

»»  READMORE...

Pikiran Antara yang Dihipnotis dan Menghipnotis

Belom lama, ada yg nanya2 soal hipnotis. Pikiran gw pun melayang ke hari dimana gw ngikutin ntu Training. Smoga tlsn ini memperluas wawasan bersama.

Yes, kesimpulan besar slama training yg gw dpt adalah dalam suatu proses hipnotis (hipnoterapi atw hipnotis bwt pertunjukan), antara yang Menghipnotis dan yang Dihipnotis tu yg jago ternyata… YANG DIHIPNOTIS. Yes, Anda ngga salah baca, yg jago tu benernya YANG DIHIPNOTIS.

Gw punya pertanyaan menarik,
Pasti sering liat dong si Romy di TV / sapapun yg pnh Anda liat ngaku bisa menghipnotis bilang kaya “Pd hitungan ketiga Anda akan tidur, 1..2..3..tidur!”

[Ok, silakan perhatikan kata2 trakirnya, TIDUR.]

Trus si tukang hipno ngomong bla bla bla, ngasi sugesti. Biasanya dy jg blg “Kalau Anda mengerti, anggukan kepala Anda”, dan si subjek pun ngangguk pelan.

[Mpe disini aja, dan silakan perhatikan, bayangkan dengan jelas dalam ingatan Anda orang yang dihipnotis itu mengangguk]

Pertanyaannya,,kalo subjek tidur, ko dy ngangguk – dg asumsi bahwa brarti dy denger dong sgala omongan si tukang hipnotis? cm 1 jwbnnya, DIA NGGA TIDUR, DIA MASIH AWARE, MASIH SADAR.

Na kalo masih sadar, BISA kan bwt NGGA NURUT, NOLAK apa yg dibilang sm si tukang hipno?
Slh seorang peserta training pernah bilang gini pas uji sugestibilitas (atau dalam istilah gw, sberapa nurutnya lw he2), “Kamu tangannya beneran jd keras? Genggamannya ngga bisa dibuka? Duh,,ko aq ngga bisa2 y dihipnotis”.

Ain`t that a funny thing? Dan itu bkn terjadi sm 1 orang aja dalam training itu. Trus kenapa ada yg tangganya ngga bisa ngeras? Penjelasannya adalah mereka nolak segala kata, sugesti yg dibilang. Kenapa? Penjelasannya banyak, bisa krn terlalu analitis, ngga bisa konsen, tp kita ngga bahas itu skrg.

Lanjuuttt…, kata2/sugesti itu pun dimasukin ke alam bawah sadar. Na berita baiknya, alam bawah sadar manusia itu melindungi kita, ngga akan nyakiti diri sendiri. Segala kata-kata/sugesti yang membahayakan diri, yang bertentangan sama prinsip dan nilai2, ngga bakal ngefek. Contohnya: disugesti suru buka baju. Itu si subjek ngga bakal buka baju – well oke, kcuali kl buka baju hal yg biasa buat dia :p -, knapa ngga bakal buka baju? Krn itu akan memalukan diri sendiri, bkin sakit hati, dan alam bawah sadar ngga mungkin ngelakuin itu, krn alam bawah sadar itu..diri kita sendiri. Will U hurt Urself?

Ayolah, manusia ngga selemah itu bisa dikendaliin oleh manusia laen. Tuhan nyiptain manusia dg mekanisme pertahanan yg keren. Sampai sini, gw harap pembaca bisa paham kl yg katanya nyopet2 di angkot, kreta, stasiun, dll, itu bukan bentuk hipnotis. Sains tu dibuat untuk kemaslahatan manusia – yes, hipnotisme tu sains ko, da diakui, metode jelas, tujuan jelas.

Jadi, jawabannya kenapa orang yg dihipnotis lbh jago udah kejawab. Sesimpel kaya, dalam suatu proses terapi, yg berperan penting dalam kesembuhan / pemulihan kondisi adalah klien/pasien sndiri.

Ada 1 lagi alasan kenapa orang yg dihipno lbh jago. Lgsg contoh: ada 2 subjek yg mw dihipno, dua2nya disuru bayangin bunga yang lagi mekar. Pertanyaan gw, emang bunga yang dibayangin kedua subjek itu sama? Emang cara mekarnya, kecepatan mekarnya sama? Emang warnanya bunganya sama? Yakin Cuma bunga aja yg dibayangin, ngga ada embel2 laen ky serangga atw apa gt?
Jadi, hipnoterapis tu ngga tau apa2 soal proses internal yg terjadi di pikiran kita. Mereka NGGA PUNYA KONTROL terhadap apa yang persisnya bakal kita pikir/bayangin.

Demikian, smoga mencerahkan para pembaca sekalian. Makasih. Oia, referensi:
Gunawan, AW. (2006). Hypnotherapy. Jakarta: PT GRamedia Pustaka Utama.
Wiwoho. (2008). NLP in action. Jakarta: Indo NLP
Bandler, R. (2008). Guide to trance-formation. Florida: Health Communications, Inc.

»»  READMORE...